CRACKING ZONE RHENALD KASALI PDF

Tygole Narsis tetapi nasionalis, yang jauh menjadi dekat—sementara yang dekat menjadi jauh, asyik sibuk sendiri, alay, multi tasking dan real time. Aming rated it really liked it Apr 18, Puluhan cracker muncul memperbaharui bukan semata organisasi atau perusahaannya, melainkan industrinya. Thanks for telling us about the problem. Utamanya karena alat komunikasi. Muhammad Nawawy Arasy Padil rated it really liked it Jan 03, Just a moment while we sign you in to your Goodreads account.

Author:Gardagami Mazurn
Country:Martinique
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):4 April 2017
Pages:208
PDF File Size:12.8 Mb
ePub File Size:17.58 Mb
ISBN:604-8-35204-171-1
Downloads:53851
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Nikinos



Rhenald Kasali, mungkin di antara teman-teman sekalian ada yang belum mengenalinya. Image Credit Rhenald Kasali merupakan seorang putra yang lahir di Jakarta pada tanggal 13 Agustus Beliau merupakan seorang akademisi dan praktisi bisnis asal Indonesia. Beliau juga termasuk sebagai salah satu ahli bedah bisnis yang piawai terutama dalam bidang iklan dan pemasaran.

Pada tanggal 4 juli , beliau dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Manajemen di Universtas Indonesia. Pria yang memiliki gelar Ph. Buku yang beliau tulis antara lain: - Sembilan Fenomena Bisnis yang terbit pada tahun Penghargaan yang pernah diterima Dengan semua kerja keras beliau, beliau akhirnya mendapatkan banyak penghargaan seperti: - Piagam penghargaan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dari Presiden Republik Indonesia, Piagam No. Dengan banyaknya kesuksesan yang telah beliau raih, apakah masa kecil beliau menyenangkan?

Ternyata jawabanya adalah tidak. Tumbuh dalam keluarga yang harmonis Rhenald Kasali merupakan putra dari pasangan suami-istri dari Samuel Kasali dan Sonya Andrea. Rhenald Kasali tidak tumbuh dalam keluarga yang kaya namun dalam keluarga yang miskin. Hal ini bermula ketika ayahnya terkena PHK dari pelayaran. Karena ayahnya tidak memiliiki kemampuan apa-apa dan ibunya juga tidak bekerja, Rhenald Kasali hidup berdampingan dengan kemisikinan.

Beliau pernah merasakan makan nasi bersalut garam dan pernah pula tidak makan. Beliau hanya memiliki satu setel seragam yang setiap hari dicuci oleh ibunya dan dikeringkan didekat lampu. Beruntung ada seorang tetangganya yang merasa iba dan memberikan keluarga ini makanan seadanya. Rhenald Kasali tidak dapat naik kelas karena sebuah mata pelajaran yaitu mata pelajaran bahasa Indonesia. Beliau tidak bisa menjawab soal lawan kata seperti pada umumnya.

Beliau tidak menjawab dengan benar karena beliau memiliki alasan tersendiri. Peristiwa ini tentunya membuat beliau sangat terpukul karena pada masa itu, anak yang tidak naik kelas sama dengan dicap bodoh. Namun, beliau tidak larut dalam kesedihan, terus berintrospeksi diri dan semakin giat dalam belajar. Hadirnya kedua orang tua adalah saat yang sangat berarti bagi Rhenald Kasali.

Orang tuanya selalu mendukung dan mendampingi beliau dimasa-masa sulit. Orang tuanya selalu membimbing Rhenald Kasali semasa kecil bahkan saat akan melaksanakan ujian sekolah, orang tua Rhenald Kasali selalu mengajak untuk berdoa bersama. Itulah doa yang selalu dipanjatkan oleh ibunda tersayangnya, Sonya. Ibunya akan sangat marah jika mengetahui Rhenald Kasali membolos dari sekolah sehingga untuk memompa semangat belajarnya, ibunya selalu memberikan yang terbaik untuk beliau.

Ibunya selalu menjemput Rhenald Kasali sepulang sekolah dengan sepeda kayuhnya dan pernah suatu saat ibunya mengajak Rhenald Kasali ke pasar loak untuk membeli sepatu bekas. Rhenald Kasali merasa senang dan memaklumi serta tetap bersyukur kepada rejeki yang diterimanya karena Rhenald Kasali sendiri tahu karena beliau harus berbagi dengan 4 saudaranya.

Menempuh pendidikan tinggi adalah impiannya Setelah lulus dari SMA, beliau memiliki uang sebanyak 10 ribu Rupiah untuk mendaftar kuliah. Akhirnya beliau diterima di Universitas Indonesia dan beliau berusaha keras untuk menutupi kekurangan dananya dengan bekerja sebagai guru les privat SD yang mengajarkan matematika. Untuk memenuhi kebutuhan bukunya, beliau meminjamnya dari kakak kelas. Saat kuliah beliau hanya memiliki IP sebesar 2,49 dan berkat sebuah keberuntungan beliau mendapat bantuan dana beasiswa pada saat tingkat dua.

Setelah lulus kuliah pada tahun dan bekerja sebagai reporter sejak tahun Waktu itu beliau mendapatkan tawaran dari salah satu seniornya untuk menulis case study. Dari sanalah peluang untuk mengajar terbuka lebar karena ia ditawari untuk mengajar.

Setelah mengajar sebagai dosen dan melihat para juniornya banyak yang kembali dari luar negeri dan memiliki mempunyai gelar yang lebih baik, beliau juga ingin meneruskan kembali studynya di luar negeri. Setelah bekerja keras dengan mengajukan banyak beasiswa ke berbagai sponsor, beliau akhirnya dapat bantuan beasiswa tapi hanya intership selama 3 bulan dan bukan biaya utuk sekolah.

Saat temannya yang lain melanjutkan studi S2, beliau kembali pulang ke Indonesia dan terus berusaha untuk mencari dan mendapatkan beasiswa. Dengan berpegang pada prinsip "seburuk apapun kondisinya, berusalah menghadapi! Tanpa pendidikan kita tidak bisa memperbaiki hidup kita. Tanpa pendidikan kita tidak bisa mendidik orang lain. Tanpa pendidikan kita tidak bisa mendidik anak-anak kita. Maka kalau saya mau keluar dari belenggu itu, saya harus fight.

Karena belenggu itu adanya di sekitar diri kita sendiri. Tidak di mana-mana. Saya melihat teman saya banyak yang pintar tetapi mereka justru mengabaikan itu. Mereka merasa selalu didatangi dan hampir semua teman saya yang pintar itu ternyata tidak selesai doktornya di Amerika.

Seperti kata Michael Angelo, pada setiap batu cadas selalu terkandung patung yang indah. Karena itu tugas kita adalah membebaskan patung itu dari belenggu belenggu yang mengikatnya. Dalam mengembangkan bisnis, beliau selalu menegaskan jika kita tidak memerlukan keberuntungan luck namun memerlukan pola pikir kewirausahaan atau entrepreneurship.

Bagi Rhenald, kewirausahaan tidak akan muncul dengan sendirinya, tetapi harus kita ciptakan. Menurut beliau, keberuntungan yang datang sebenarnya adalah ketika kesempatan bertemu dengan persiapan. Keberuntungan tidak akan datang menghampiri dengan sendirinya namun untuk mendapatakan keberuntungan kita harus memiliki usaha sebelumnya.

Dari sinilah dapat dipahami betapa pentingnya latihan yang terus menerus dan pantang menyerah oleh mereka yang ingin terjun dalam dunia bisnis. Bagi Rhenald, tujuan dari berwirausahan janganlah untuk menjadi kaya karena menurutnya kaya adalah hasil dari suatu akibat. Seorang wirausahawan atau entrepreneur harus melakukan reinvestasi. Contohnya sudah banyak seperti sudah banyak anak-anak Indonesia yang memenangi olimpiade fisika atau matematika dunia.

Namun, Rhenald menegaskan jika kamu hanya memiliki pengetahuan saja, itu tidaklah cukup untuk meraih kesuksesan. Oleh karena itu kamu harus terus berlatih. Dengan sering berlatih maka kesuksesan yang nantinya akan kamu dapat menjadi semakin terjamin. Untuk bisa menjadi sukses seperti ini, Rhenald juga memberikan 5 tips menjadi sukses seperti, mengejar reputasi dahulu, tumbuh dari bawah, konsentarsi pada bisnis yang dikuasai, anti kerumunan dan menganggap modal sebagai pelengkap.

Kejar reputasi dahulu memiliki maksud sebesar-besar gaji yang kamu terima akan lebih besar gajinya jika menjadi seorang bos bagi diri sendiri.

Namun, dalam mengejar mimpi tersebut kamu harus realistis dan tidak boleh berlebihan. Jika mau menjadi wirausaha sejati, kamu harus mengingat pesan ini: Mulailah dengan reputasi.

Cara untuk memulainyapun sangat sederhana. Caranya adalah jangan kejar uangnya, tetapi bangunlah nama baik, keahlian, kepercayaan, kualitas, jaringan dan harga diri. Begitu sudah dikenal dalam bidang usaha yang ditekuni, uang akan datang sendiri dan mengejar kamu. Jika langsung menjadi besar, umumnya memiliki fondasi bisnis yang tidak kuat. Untuk memulai bisnis, para entrepreneur bisa memulai bisnisnya dari hal yang dikuasai betul. Bidang yang dikuasai bisa dimulai dari kapan saja seperti mulai dari bangku sekolah, berdasarkan pengalaman kerja atau cuma berawal dari sekedar hobi.

Dengan menguasai suatu produk yang disenangi maka kamu akan mejadi semakin mudah untuk semakin maju. Entrepreneur di Indonesia masih banyak yang latah. Ketika seseorang melihat orang sukses dalam suatu bisnis maka akan langsung banyak orang yang menirunya. Contonkan saja seperti bisnis kafe, saat bisnis tersebut sukses, maka yang lain akan ikut-ikutan berbisnis kafe juga.

Selan bisnis cafe, ada banyak lagi bisnis yang sering ditiru seperti bisnis peternakan lele, pertanian cabe, foto kopi, biro iklan, media cetak bahkan politisi ikut membuat parpol tanpa basis massa. Dengan cara meniru seperti ini, bisa dipastikan jika kesuksesan yang diraih tidak akan berlangsung lama dan jika usaha yang dijalankan gagal bisa menjadi gunjingan tetangga dan masyarakat sekitar.

Mereka yang meniru bisa memiliki banyak hutang dan mereka akan kesulitan dalam membayar hutang tersebut.

Memulai bisnis dengan mengkopi kesuksesan orang lain dan masuk ke dalam kerumunan adalah hal yang sangat berbahaya. Dalam kerumunan kamu akan sulit bernafas, sulit keluar dan kemungkinan untuk babak belur menjadi sangat besar. Untuk menghindari masalah tersebut, dalam memulai bisnis sebaiknya masuk ke dalam bidang yang belum disentuh oleh entrepreneur lain dan belum terlau diperhatikan oleh banyak orang. Contoh orang yang sukses dengan bisnisnya adalah Radityawarman Coleman. Radityawarman Coleman memulai bisnisnya dengan menguras WC yang ada saat itu belum banyak orang yang berpikir bahwa jika dengan menguras WC bisa menghasilkan uang terlebih jika mampu dikelola dengan baik.

Setelah melewati 20 tahun dengan menekuni bidang ini, Radityawarman Coleman menjelma menjadi salah satu pemain terbesar di dalam bidang ini. Dalam mejalankan bisnis, modal yang paling utama bukanlah modal uang namun modal yang paling penting adalah keahlian yang kamu miliki, jaringan, nama baik, penguasaan teknologi dan pengetahuan mengenai pasar.

Modal seperti inilah lebih penting daripada uang. Orang-orang yang sudah sukses tidak semuanya memulai usaha dengan modal uang dari bank. Bankir yang piawai tentu bisa membedakan dengan mudah mana nasabah yang baik dan mana nasabah yang bukan. Prinsip permodalan perbankan bahkan menyebutkan jika modal uang hanya sekedar pelengkap dan nasabah tidak perlu membangun usahanya seratus persen dari modal bank.

Yayasan ini berdiri dengan tujuan untuk menjadikan Indonesia lebih baik melalui misi perubahan. Ide awal membangun yayasan ini mucul akibat buku Change! Buku ini memiliki tagline yang berbunyi "Tak peduli berapa jauh jalan salah yang Anda jalani, putar arah sekarang juga". Buku ini akhirnya menjadi bestseller dan memberikan banyak perubahan pada masyarakat terutama pada cara pola pikir masyarakat. Dalam yayasan yang beliau bangun, Rumah Perubahan ini bergerak dibidang pendidikan, kesejahteraan sosial, dan lingkungan hidup dan serta memakai cara-cara baru dari metode yang dibuat sendiri dengan menggabungkan keahlian, pengalaman, pengetahuan, dan pembentukan karakter berdasarkan Myelin.

Contoh dari kegiatan yayasan ini adalah pengolahan sampah rumah tangga dan mengubahnya menjadi energi bio-massa. Selain sibuk menulis, mengajar, menjadi narasumber, menjadi seorang wirausaha, dan menjadi host Wirausaha Muda Mandiri di Metro TV, beliau juga telah menjalin kerjasama dengan Prof. Michael Porter yang berasal dari Harvard University untuk mengembangkan strategi keunggulan daya saing berbasiskan cluster. Jika sewaktu kecil, Rhenald merasakan banyak kasih sayang dan bantuan dari sang bunda karena sang ibu amat berperan dalam menumbuhkan semangatnya.

Hal ini juga diterpakan kepada kedua anaknya.

ANALISIS WACANA ERIYANTO PDF

Profil Tokoh: Perjalanan Hidup Rhenald Kasali

Mell David Manullang rated it really liked it Sep 16, Ditambah dengan kegiatan freemium. May 25, Lojdan Yohanes rated it really liked it. John rated it ruenald liked it Feb 05, Fakta dan data yg aktual, membentuk mind set jdi lebih open mind tentang teknologi dan bisnisnya. Cracking Zone Sebuah hasil kajian yang membukakan mata Anda dan membuat Anda ingin segera bertindak. Utamanya karena alat komunikasi. Books by Rhenald Kasali.

BRIDES AND SINNERS IN EL CHUCO PDF

IntisariBuku: Cracking Zone – Rhenald Kasali

Michael Porter — Havard University, sekaligus seorang pendiri Rumah Perubahan, sebuah wadah kewirausahaan sosial dan menjadi rumah bagi mereka yang mengalami kesulitan melakukan perubahan. Para pembuat perubahan tersebut dalam buku ini adalah definisi dari istilah crackers. Crackers adalah para pemecah kode-kode perubahan, mereka tidak menganut asas wait and see yang bisa dianut para profesional-konvensional, melainkan segera bertindak dan menerobos ke dalam cracking zone. Dulu mungkin orang akan merasa aneh ketika melihat teh dan air mineral dijual dalam kemasan, namun hari ini hal tersebut sudah menjadi salah satu kebutuhan wajib kita khususnya ketika sedang bepergian. Crackers bukan hanya terdiri dari barisan para penemu, melainkan juga pengubah industri yang menimbulkan kehancuran atau retakan pada kebun-kebun milik tetangga-tetangga mereka. Buku ini membahas bagaimana perkembangan dan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, telah membuat suatu perubahan dalam gaya dan pola hidup masyarakat Indonesia. Bagaimana tarif telepon seluler di Indonesia yang dulu berkisar antara Rp 5.

ASSIMIL CHINOIS SANS PEINE PDF

Cracking Zone

Rhenald Kasali, mungkin di antara teman-teman sekalian ada yang belum mengenalinya. Image Credit Rhenald Kasali merupakan seorang putra yang lahir di Jakarta pada tanggal 13 Agustus Beliau merupakan seorang akademisi dan praktisi bisnis asal Indonesia. Beliau juga termasuk sebagai salah satu ahli bedah bisnis yang piawai terutama dalam bidang iklan dan pemasaran. Pada tanggal 4 juli , beliau dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Manajemen di Universtas Indonesia.

DAVID EDDINGS MALLOREON KING OF THE MURGOS PDF

Rhenald Kasali

.

Related Articles