BUDIDAYA TANAMAN ROSELLA PDF

Tanaman ini terkenal akan buahnya yang berbentuk menyerupai kelopak bunga. Tanaman Rosella juga dikenal dengan nama Frambozen, buah tanaman ini memiliki banyak sekali kegunaan. Kegunaan paling utama ialah sebagai bahan baku pembuat sirup dikarenakan rasanya yang segar dan manis. Selain sebagai bahan baku pembuat sirup, buah tanaman Rosella juga dikenal akan khasiatnya sebagai obat-obatan herbal. Buah tanaman ini disebut-sebut dapat membantu melancarkan air seni, membasmi cacing yang ada di sistem pencernaan, meluruhkan dahak, menurunkan panas, mengurangi kekentalan darah, menurunkan tekanan darah, serta dapat digunakan sebagai bahan antiseptik dan antibakteri. Membudidayakan Tanaman Rosella Proses dan teknik budidaya Rosella di mulai dengan tahap persiapan yakni persiapan lahan serta pembibitan.

Author:Zulkishura Tygoshicage
Country:Albania
Language:English (Spanish)
Genre:Medical
Published (Last):3 January 2006
Pages:249
PDF File Size:11.81 Mb
ePub File Size:17.75 Mb
ISBN:806-9-36626-402-7
Downloads:14378
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Moogukree



Daun, buah, dan bijinya juga berperan sebagai diuretik, antisariawan, dan pereda nyeri. Kelopak Rosella dapat mengatasi panas dalam, sariawan, kolesterol tinggi, hipertensi, gangguan jantung, sembelit, mengurangi resiko osteoporosis, dan mencegah kanker darah. Rosella dengan nama Latin Hibiscus sabdariffa ini sedang naik daun.

Padahal tanaman ini sudah lama ada di Indonesia. Dulu kelopak Rosella dikenal sebagai frambozen yang digunakan sebagai bahan pembuat sirup berwarna merah yang beraroma khas.

Sekarang ini, kelopak Rosella dikenal sebagai bahan minuman dan disebut teh Rosella. Tanaman yang masih kerabat bunga sepatu ini banyak ditemukan sebagai tanaman pagar. Rosella yang selama ini dikenal sebagai bunga, sebenarnya adalah kelopak buah. Karena bentuknya seperti bunga terlebih jika telah dikeringkan , maka orang menyebutnya bunga Rosella.

Di Indonesia, penelitian tentang uji komponen zat gizi dan aktivitas antioksidan pada kelopak Rosella pernah diteliti oleh Ir. Didah Nurfaridah pada tahun Dalam penelitiannya, staf pengajar di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor ini menemukan bahwa kadar antioksidan yang terkandung dalam kelopak kering Rosella jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman kumis kucing dan bunga knop.

Zat aktif yang paling berperan dalam kelopak bunga Rosella meliputi gossypetin, antosianin, dan glucoside hibiscin. Rosella dapat hidup di ketinggian m di atas permukaan laut. Rosella tumbuh baik di dataran rendah dengan ketinggian m dpl. Pertumbuhan Rosella dapat optimal di kisaran derajat celcius. Rosella merupakan tanaman semusim, hanya mengalami satu kali masa produktif. Batang Rosella akan tumbuh dari satu titik tumbuh. Batangnya tumbuh relatif tinggi yaitu meter dan lebar bisa mencapai 2 meter.

Media Tanam a. Jarak tanam 1 x 1 m. Jika tanah subur maka rosela umumnya tumbuh setinggi m dan lebar tajuk ,5 m. Media polibag juga dapat dijadikan media penyiapan benih hingga berumur 1 bulan cm. Tanamlah biji yang telah menjadi kecambah langsung pada lahan yang telah disiapkan atau polibag.

Basahi kapas setiap hari hingga semua biji berkecambah atau menyisakan biji tidak dapat berkecambah biasanya sekitar 10 hari. Cara ini mengurangi kemungkinan rusaknya biji oleh serangga tanah atau pembusukan jika ditanam langsung, cara ini kurang efektif untuk penanaman skala besar.

Olahan Rosela 1. Cuci kelopak hasil panen dengan air bersih. Belah kelopak rosela dan keluarkan bijinya. Tempatkan kelopak yang telah dikupas di nampan atau alas yang bersih, lalu kering-anginkan selama kurang lebih sehari hingga layu.

Masukkan kelopak rosela ke dalam oven hingga temperatur maksimal C selama 45 menit. Keluarkan rosela dari oven lalu tiriskan hingga dingin. Periksa tingkat kekeringan dengan meremasnya. Jika kelopak tidak hancur, berarti rosela belum kering. Oleh sebab itu, masukkan kembali rosela ke dalam oven dengan suhu dan waktu sama. Setelah pengeringan kedua selesai, periksa kembali dengan cara sama. Jika sudah hancur, berarti rosela sudah benar-benar kering dan siap olah.

Masukkan rosela kering ke dalam mesin penghancur sehingga berbentuk serbuk. Setelah digiling, keringkan kembali serbuk rosela dengan suhu C selama 3 jam untuk menghilangkan kadar air akibat lembap saat disimpan. Kemas serbuk rosela ke dalam kantong celup masing-masing berisi 2,5 g serbuk rosela. Agar higienis, masukkan setiap kantong celup ke dalam plastik berukuran 5 cm x 7 cm, lalu rekatkan hingga kedap.

Kemas kantong-kantong rosela celup ke dalam kotak karton. Rosela celup pun siap dinikmati konsumen.

DAMBALLAH JOHN EDGAR WIDEMAN PDF

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BUNGA ROSELA

Pinterest Tanaman rosella termasuk dalam tanaman semusim atau tanaman yang mengalami masa produksi hanya satu kali saja. Tanaman dengan nama ilmiah Hibiscus Sabdariffa Linn ini dapat tumbuh maksimal pada daerah yang mempunyai iklim tropis dan subtropis. Tanaman rosella tersebar merata di seluruh dunia. Saat ini terdapat kurang lebih varietas tanaman rosella namun hanya dua jenis saja yang banyak dibudidayakan, yaitu jenis Altissima Webster dan Sabdariffa. Hasil olahan dari rosella-cookpad Jenis tanaman Altissima Webster banyak dibudidayakan untuk diambil seratnya. Hal ini karena tanaman ini mempunyai kandungan serat yang sangat tinggi.

BOGEER YT-813 MANUAL PDF

Cara Mudah Menanam Dan Budidaya Bunga Rosella

Genus: Hibiscus Spesies: H. Rosella akan tumbuh pada daerah dengan ketinggian sekitar 10 hingga m diatas permukaan laut 2. Pembibitan Bibit diperoleh dengan cara mengambil dari benih tanaman induk yang sudah tua. Selain itu dapat juga dapat diperoleh dengan membeli bibit pada agen benih. Sebelum ditanam pada lahan tanam sebaiknya, benih rosella direndam hingga berkecambah. Selain direndam dahulu pembibitan juga bisa dilakukan dengan cara persemaian langsung. Penanaman Dan Pemupukan Penanaman dilakukan setelah lahan dan bibit telah siap, Lahan yang telah di buat lubang maka selanjutnya akan diisi dengan benih dengan jumlah 2 hingga 3 biji jika tanpa perkecambahan dahulu , untuk yang sudah melalui perkecambahan dalam setiap lubang diisi dengan 1 hingga 2 benih bibit.

Related Articles